Teknik Closing Yang Ampuh dan Terbukti Meningkatkan Penjualan

    Teknik Closing Yang Ampuh dan Terbukti Meningkatkan Penjualan - seperti yang sering dikatakan sama dewa eka prayoga.


    "no selling, dying!"


    Yang artinya kalau tidak jualan, mati.


    Apakah kamu datang kesini karena kesulitan untuk melakukan penjualan?


    Sudah promosi dimana-mana tapi tidak ada satupun yang menghubungimu?


    Sudah menjelaskan detail-detail produkmu tapi mereka tidak tertarik untuk membeli?


    Sudah bicara panjang lebar tapi ujung-ujungnya tidak closing.


    Apakah kamu sekarang di posisi ini?


    Saya pernah ada di posisi ini bro, tapi semenjak saya tau teknik closing penjualan saya mulai meningkat.


    Sebelum kita bahas tentang tekniknya, kamu harus tahu dulu apa itu teknik closing.


    Teknik closing untuk meningkatkan penjualan
    Teknik closing untuk meningkatkan penjualan


    Apa itu teknik closing?


    Bagi kamu yang belum tahu apa itu teknik closing, teknik closing adalah cara yang digunakan untuk salesman untuk membuat orang membeli apa yang kita tawarkan.


    Selain itu teknik closing juga digunakan untuk memaksimalkan potensi terjadinya penjualan pada calon pelanggan (prospek).


    Alasan menggunakan teknik closing


    Mengapa teknik closing itu penting?

    • Meningkatkan potensi terjadinya penjualan,
    • Dapat menjual dengan cepat,
    • Calon konsumen membeli tanpa terpaksa,
    • Menghemat biaya iklan,
    • Mengetahui apa yang menjadi hot button calon konsumen.


    Tapi dari semua alasan di atas, mengapa teknik closing penting adalah karena kita jadi dapat duit. 😂 Bener gak?


    Analisa agar jualan sulit ditolak


    Persiapan sebelum melakukan penjualan ini sangat penting karena akan memperkecil resiko jualan ditolak oleh pelanggan.


    Apa saja yang harus dipersiapkan? Kamu bisa menganalisa mengapa orang lain membeli atau tidak produk yang akan kamu tawarkan.


    Mengapa orang lain harus membeli produk kamu?

    • Lebih murahkah?
    • Lebih enakkah?
    • Lebih eksklusifkah?
    • Lebih variatifkah?
    • Lebih cepatkah?
    • Lebih mudahkah?
    • Atau lebih apa? Silahkan kamu tambahkan.


    Kenapa mereka harus percaya sama kamu?

    • Sudah terbuktikah produk kamu?
    • Ada testimoninya gak?
    • Produkmu sudah tersertifikasi?
    • Apakah produkmu ada yang merekomendasikan?
    • Apakah kamu dekat dengan calon konsumen?
    • Atau apa? Silahkan kamu tambahkan.


    Mengapa mereka harus beli sekarang?

    • Besok harga naik?
    • Produk eksklusif?
    • Promo terbatas?
    • Promo hanya berlaku hari ini?
    • Stok terbatas?
    • Atau apa? Silahkan kamu tambahkan.


    Kenapa orang lain tidak membeli produk kamu?

    • Harga terlalu mahal?
    • Produk sulit didapatkan?
    • Kualitas jelek?
    • Pelayanan yang buruk?
    • Rasanya gak enak?
    • Atau apa? Silahkan kamu tambahkan.


    Apa yang membuat tawaranmu menjadi menarik?

    • Ada diskon?
    • Ada promo gratis?
    • Ada bonus tambahan?
    • Ada hadiah?
    • Atau apa? Silahkan kamu tambahkan.


    Silahkan kamu pikirkan, saran saya ambil secarik kertas dan tulis pertanyaan ini dan jawablah pertanyaan tersebut.


    Persiapan closing


    Sebelum berbicara teknik, hal yang perlu kamu ketahui adalah proses terjadinya penjualan.


    Ada 3 persiapan yang harus kamu ketahui sebelum closing, apa aja itu?


    1. Bangun kedekatan dengan calon konsumen

    Orang akan membeli kepada orang yang dia kenal, dekat dengan dia dan nyaman dengan dia.


    Cara agar orang nyaman berkomunikasi dan dekat sama kamu salah satunya adalah dengan menjadi pendengar yang baik.


    2. Temukan "Hot Button" calon konsumen

    Keputusan orang membeli tidak jauh-jauh dari 3 hal yaitu, apa yang diimpikan, apa yang dibutuhkan, dan apa yang ditakutkan.


    Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini:

    • Apa yang paling diinginkan calon konsumen?
    • Apa yang paling ditakutkan calon konsumen?
    • Apa mimpi konsumen yang bisa kamu bantu?
    • Apa kebutuhan calon konsumen yang bisa kamu penuhi?
    • Apa masalah calon konsumen yang bisa kamu selesaikan?


    Bagaimana cara mengetahui hal tersebut adalah dengan kamu jadi pendengar yang baik dan cari tahu hal tersebut.


    3. Ketahuilah ciri-ciri closing

    Kamu wajib untuk mengetahui ciri-ciri orang siap untuk membeli apa yang kamu tawarkan ke mereka.


    Nah, apa saja sih kira-kira ciri orang mau beli atau menggunakan jasa kita?

    • Mereka antusias dengan apa yang kamu tawarkan.
    • Mereka mulai banyak bertanya tentang produk yang kamu tawarkan.
    • Mereka akan lebih sering menghubungimu.


    Setelah kamu menemukan tanda-tanda orang siap beli di calon konsumenmu, maka kamu siap untuk melakukan teknik closing ini.


    Teknik closing yang ampuh dan efektif


    Teknik closing yang ampuh dan efektif
    Teknik closing yang ampuh dan efektif


    1. Teknik "Now or Never"

    Ketika calon pembeli menunda untuk bertransaksi, teknik ini bisa kamu gunakan. Karena teknik ini memaksa calon pembeli untuk melakukan transaksi, dan apabila mereka menunda untuk melakukan transaksi mereka akan rugi besar karena telah melewatkannya.


    Teknik ini bisa cocok kamu gunakan ketika kamu sedang mengadakan promo, atau ketika kamu mendapatkan momen produk yang terbatas, waktu yang terbatas, atau pembeli yang terbatas.


    Contoh ketika calon konsumen menunda:

    • Nanti deh,
    • Besok aja ya,
    • Saya pikir-pikir dulu,
    • Saya mau tanya istri atau suami saya dulu,
    • Dan lain-lain.


    Ketika kamu mendapatkan colon konsumen yang menunda untuk bertransaksi, ini saatnya menggunakan teknik sekarang atau tidak sama sekali.


    Contoh:

    • "Diskon ini hanya berlaku untuk hari ini saja"
    • "Kemungkinan besok harganya sudah naik"
    • "Sudah ada calon pembeli yang menawar, takutnya kalau tidak booking sekarang unitnya akan habis"


    2. Teknik "Pilihan"

    Teknik ini adalah memberi pilihan kepada konsumen, bukan pilihan "ya" atau "tidak" melainkan memberi pilihan yang akan dijawab ya untuk pertanyaan-pertanyaan yang kamu ajukan.


    Sebagai contoh:

    • "Mohon maaf pak, kalau boleh tau, bapak beli rumah ini untuk di tempati atau untuk investasi?"
    • "Ouw begitu ya pak, bapak suka yang type 30 atau type 45?"
    • "Kira-kira pembayarannya mau pakai cash apa kredit?"


    Menurut penelitian dengan orang mengatakan 3-8 iya, maka akan terbentuk pola "ya, saya mau beli!"


    Tapi jangan terlalu banyak juga, bisa-bisa orang akan BT, ketika kamu sudah dapatkan momen "ya, saya mau beli!" segeralah untuk melakukan transaksi.


    3. Teknik "Pertanyaan"

    Walau calon pembeli sempat untuk menolak tawaranmu, jangan bersedih, kamu bisa menggunakan teknik pertanyaan ini.


    Sebagai contoh ketika tawaranmu ditolak, kamu bisa mengajukan pertanyaan ini:

    • "Apa menurut bapak produk yang saya tawarkan ini dapat menyelesaikan permasalahn bapak?"
    • "Sebentar pak, apa bapak sudah tau manfaat dari produk ini?"
    • "Oh begitu ya pak, kira-kira bapak siapa teman atau sodara bapak yang membutuhkan produk ini?"


    4. Teknik "Perbandingan"

    Teknik yang satu ini bisa kamu pakai ketika calon konsumenmu bingung untuk memutuskan mau ambil yang mana.


    Kamu bisa memberi 3 pilihan, letakan target yang kamu ingin jual di pilihan no 3.


    Sebagai contoh:

    "Bu kalau yang produk A ini harga mahal dan kualitas bagus, klo B harga lebih terjangkau, kualitasnya pun juga bagus, nah klo produk C harganya murah sesuai juga dengan kualitasnya yang tidak terlalu bagus, kalau saran saya sih ibu pilih produk B yang harganya terjangkau dan kualitasnya bagus."


    5. Teknik "Menjilat"

    Sudah jadi rahasia umum bahwa manusia suka yang namanya dipuji, apalagi kalau pujian itu tulus dari hati.


    Untuk memperbesar peluang kamu closing, berilah pujian tulus kepada calon konsumenmu, ini berguna juga untuk membuat prospek jadi suka sama kamu.


    Sebagai contoh:

    "Wah pilihan bapak bagus banget, bapak jadi terlihat gagah apabila menggunakan baju ini."


    Kesimpulan


    Ketika kamu menggunakan teknik closing yang tepat, potensi menghasilkan penjualan akan jauh lebih besar.


    Kamu harus sering melatih teknik ini, semakin sering kamu melatihnya maka akan semakin natural kamu menggunakan teknik closing ini.


    Yang perlu kamu ingat adalah jadilah pendengar yang baik agar apa yang dibutuhkan calon konsumen dapat kamu ketahui, dari sini kamu bisa memilih mau pakai teknik closing yang mana yang cocok dengan calon pembeli ini.


    Oke sekian dulu artikel "Teknik Closing Yang Ampuh dan Terbukti Meningkatkan Penjualan" semoga penjualanmu meningkat aamiin...

    LihatTutupKomentar