Philophobia Penyakit Takut Jatuh Cinta: Begini Cara Mengatasinya

    Philophobia Penyakit Takut Jatuh Cinta: Begini Cara Mengatasinya - Kebanyakan orang ketika sedang jatuh cinta dia akan merasa senang dan hati yang berbunga-bunga.


    Sampai-sampai bisa teriak-teriak di jalan, ketawa-ketawa sendiri dan bernyanyi dengan lantang di kamar mandi.


    Tapi tidak dengan orang yang mengidap penyakit philophobia ini.


    Takut jatuh cinta
    Takut jatuh cinta


    Apa itu philophobia?


    Philophobia adalah penyakit takut jatuh cinta. Orang yang mengidap philophobia ini akan merasa cemas, takut, dan tidak nyaman apabila dia dekat dengan seseorang secara intens.


    Ketakutan ini membuat seseorang yang phobia jatuh cinta akan kesulitan untuk berekspresi, bersosialisasi atau hanya sekedar berkomunikasi.


    Beberapa gejala fisik atau psikologis ketika seseorang takut untuk jatuh cinta:

    • Merasa cemas saat memikirkan cinta,
    • Memilih untuk menghindari hubungan yang terlalu dekat,
    • Merasa dalam keadaan bahaya saat hubungan semakin serius,
    • Timbul perasaan gugup saat harus menceritakan hubungan yang romantis,
    • Jatung berdebar kencang,
    • Sesak nafas,
    • Mual,
    • Pusing,
    • Naik asam lambung,
    • Telapak tangan berkeringat,
    • Gemetaran.


    Penyebab seseorang takut jatuh cinta


    Trauma di masa lalu
    Trauma di masa lalu


    Lalu apa sih yang membuat seseorang takut jatuh cinta?


    1. Trauma masa kecil

    Salah satu faktor seseorang jadi takut untuk jatuh cinta adalah trauma di masa kecilnya. Beberapa berita belakangan ini, memberitakan tentang seorang anak kecil yang mendapatkan pelecehan.


    Kehidupan seorang anak kecil yang harus diasuh oleh orang lain saat kedua orang tuanya sedang sibuk bekerja misalnya, tak sedikit pelecehan dapat terjadi pada situasi ini.


    Tak hanya orang lain, kadang juga trauma masa kecil bisa diakibatkan dari orang tua kandungnya sendiri.


    Hal ini yang membuat anak berpikir bahwa jatuh cinta adalah sesuatu yang menyeramkan dan menakutkan. Dan mereka akan cenderung menghindarinya ketika dia beranjak dewasa.


    2. Pengalaman negatif di masa lalu

    Bagi remeja kadang lagi asik-asiknya dengan yang namanya cinta monyet, akan tetapi ada beberapa yang meninggalkan luka yang begitu mendalam, misal di selingkuhi, cinta bertepuk sebelah tangan dan lain-lain, yang mengakibatkan mereka trauma dengan yang namanya jatuh cinta.


    Bukan hanya saat remaja saja hal yang bisa buat trauma, tapi ketika dewasa pun bisa juga terjadi. Misal ditinggal pasangannya nikah, mergoki pasangan selingkuh, atau batal nikah di detik-detik trakhir menjelang pernikahannya.


    Pengalaman yang pahit ini yang membuat sebagian orang jadi enggan untuk jatuh cinta dan memulai hubungan yang baru dengan orang baru karena takut gagal lagi.


    3. Faktor genetik

    Ada juga orang yang memang takut dan cemas karena faktor keturunan. Pernyataan ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Jerome Kagan (2004 dalam Cottraux 2005).


    Di penelitian tersebut memberikan hasil bahwa bayi yang tempramennya terhambat akan menghindari hal-hal baru dan berlanjut cenderung untuk anti sosial.


    4. Hubungan orang tua kurang harmonis

    Faktor lain yang membuat orang takut jatuh cinta karena melihat hubungan orang tuanya tidak harmonis.


    Misal orang tuanya sering tengkar di depannya, hingga kedua orang tua memutuskan untuk bercerai.


    Anak yang broken home akan memiliki bekas luka, kekurangan sosok ayah atau ibu, dan menjadi trauma karena melihat kedua orang tuanya yang tidak harmonis dalam menjalin hubungan.


    5. Cerita cinta yang menakutkan

    Ketika kamu sering melihat adegan film tentang perselingkuhan, kekerasan dalam hubungan, atau film-film yang sad ending membuat kamu jadi was-was juga untuk menjalin hubungan.


    Tidak hanya dari film saja, misal kamu sering mendengarkan teman yang curhat masalah ditinggal pacar juga bisa menjadi faktor kamu takut untuk jatuh cinta.


    "nanti jangan-jangan wanita ini kaya mantan temenku."


    Ciri-ciri philophobia


    Apa saja sih ciri2 orang yang takut jatuh cinta? Yuk kita bahas.

    1. Butuh berjuang untuk membuka diri,
    2. Kamu merasa sulit untuk mempercayai orang lain,
    3. Sebuah komitmen membuat kamu merasa terjebak,
    4. Kamu masih memiliki trauma masa lalu,
    5. Kamu tidak nyaman kalau membahas soal cinta,
    6. Kamu mengakui kalau kamu takut untuk patah hati,
    7. Kamu senang hidup sendiri tanpa pasangan.


    Cara menyembuhkan perasaan takut jatuh cinta


    Cara menyembuhkan philophobia
    Cara menyembuhkan philophobia


    Apabila kamu memiliki gejala dan ciri-ciri takut jatuh cinta, beberapa tips ini mungkin bermanfaat buat kamu agar tidak lagi takut untuk jatuh cinta:


    1. Cari tau alasan kamu takut jatuh cinta

    Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah dengan mencari tau penyebab kamu takut jatuh cinta.


    Beberapa penyebab philophobia yang sudah saya sampaikan di atas, kira-kira mana yang membuat kamu jadi trauma untuk jatuh cinta.


    2. Terima dan akui itu

    Setelah kamu menemukan apa penyebab kamu takut jatuh cinta, sekarang kamu harus terima apa yang sudab terjadi di masa lalu.


    Misal kamu putus dengan mantan karena mantan selingkuh, terima itu dan akui.


    Dengan kamu sadar apa penyebab dan kamu mulai untuk menerimanya, kadar ketakutanmu akan menurun.


    3. Mulai membuka diri

    Setelah kamu menerima semua yang terjadi di masa lalu, mulailah untuk membuka diri. Apabila kamu takut jatuh cinta setidaknya biarkan orang lain yang jatuh cinta dengan kamu.


    Dengan kamu membuka diri untuk hubungan yang baru, kamu juga akan memiliki pengalaman baru di hubungan ini.


    Pesan terakhir untuk kamu yang takut jatuh cinta


    Jatuh cinta memang tak selamanya indah, tapi apabila kamu takut untuk jatuh cinta dan dapat menganggu kehidupanmu, maka saran terbaik dari saya untuk kamu adalah dengan datang ke psikolog.


    Semoga artikel "Philophobia Penyakit Takut Jatuh Cinta: Begini Cara Mengatasinya" dapat bermanfaat buat kamu, apabila kamu mempunyai pertanyaan yuk diskusi di kolom komentar.


    Tanya jawab


    Apa yang harus dilakukan apabila teman mengalami philophobia?

    • Jangan memaksa mereka untuk melakukan hal-hal yang membuat mereka tidak nyaman,
    • Tanyakan bagaimana kamu bisa membantu mereka agar mereka bisa nyaman denganmu,
    • Pelajari tentang phobia yang membuat kamu mengerti apa yang dia rasakan,
    • Dorong dia untuk konsultasi ke psikolog.

    LihatTutupKomentar