7 Cara Membentuk Mindset Pebisnis Yang Sukses

    7 Cara Membentuk Mindset Pebisnis Yang Sukses - Di era sekarang sulit sekali untuk mencari kerja, banyak juga terjadi PHK dimana-mana.


    Mau tidak mau kita harus berusaha untuk membuka usaha milik kita sendiri. Tapi disisi lain membuka usaha bukan juga hal yang mudah untuk dilakukan.


    Banyak orang gagal ketika memulai menjalankan usahanya.


    Hal pertama yang perlu kita benahi sebelum memulai bisnis adalah memperbaiki dulu pola pikir atau mindset kita dalam berbisnis.


    Tipspria.com telah merangkumkan 7 cara membentuk mindset seorang pebisnis yang sukses.


    Cara membentuk Mindset Pebisnis Yang Sukses


    Membentuk mindset pebisnis yang sukses
    Membentuk mindset pebisnis yang sukses


    Seperti yang kita tahu pola pikir atau mindset adalah dasar dari apa yang kita lakukan, apabila dasarnya kuat dan kokoh, harapan untuk suksespun jadi lebih besar. Terus apa saja pola pikir seorang pebisnis yang harus kita miliki?


    1. Stop berfikir kamu tau segalanya

    Saya suka sekali dengan kutipan yang satu ini:


    Stay Hungry, Stay Foolish. - Steve Jobs


    Mengapa kita kok harus trus lapar dan terus bodoh?


    Dengan kita trus lapar dan trus menjadi orang yang bodoh membuat kita akan dapat menyerap banyak ilmu.


    Ini sama halnya dengan berpikir open minded yang pernah saya tulis, kamu bisa baca artikel tersebut.


    Berbanding terbalik ketika kita sok tau, merasa bahwa kita pintar dan tau segalanya, kita jadi akan sulit untuk menerima masukan-masukan baru dan kemungkinan kita bakal ketinggalan dengan pesaing bisnis.


    Maka hal pertama milikilah mindset yang satu ini, agar kamu dapat memiliki wawasan di dunia bisnis lebih detail.


    2. Siapkan dirimu untuk ditolak

    Penolakan merupakan salah satu bagian dalam bisnis, saat kita menawarkan barang atau jasa yang kita miliki.


    Tidak semua orang akan menerima apa yang akan kita tawarkan, kamu harus pahami itu terlebih dahulu agar bisa menerima sebuah penolakan.


    Ketika terjadi penolakan apa yang harus dilakukan?


    Biasanya saya akan berpikir seperti ini:


    Oh, dia bukan target market saya.

    Atau

    Oh, itu bukan rejeki saya.


    Dengan mengatakan hal ini, hati terasa plong dan iklas saat menghadapi penolakan.


    3. Jangan pernah berhenti belajar

    Bayangkan jika kami seorang pemain bola, dan kamu tidak pernah mengasah kemampuan ini, lambat laun skill yang kamu miliki akan tumpul.


    Ini masih di dunia sepak bola, bandingkan dengan dunia bisnis yang apabila kamu tidak belajar, ilmu yang kamu miliki akan ketinggalan zaman.


    Buktinya apa?


    Kamu bisa lihat, zaman dahulu kita berbisnis hanya via offline atau secara langsung, hanya mengandalkan banner dan lokasi yang strategis.


    Tapi zaman sekarang semua sudah online, dan kalau kamu tidak mempelajari bagaimana jualan online maka jelas bisnismu akan mati dimakan zaman dan sulit untuk berkembang.


    4. Trus lakukan inovasi

    Inovasi juga penting dalam berbisnis agar bisa sukses. Seperti di poin ketiga tadibsudah saya jelaskan bahwa kalau tidak mengikuti zaman akan ke makan oleh zaman.


    Maka hal yang perlu kamu tanamkan dalam mindset seorang pebisnis adalah jangan lupa untuk trus berinovasi.


    Buat apa yang bikin usaha kamu berbeda dengan yang lain, apa nilai tambah yang kamu berikan untuk orang lain, apa yang membuat bisnis kamu dikenang oleh orang lain.


    Tanpa inovasi, bisnis akan mati.


    5. Selalu bersikap optimis

    Bersikap optimis adalah sikap positif yang harus kamu miliki, alih-alih bersikap pesimis yang akan membuat waktu dan energimu terbuang percuma.


    Hal yang saya lakukan agar dapat bersikap optimis adalah dengan menyerahkan semuanya ke Tuhan.


    Saat kita serahkan semua ke Tuhan, fokus kita tinggal mikir bagaimana bisnis kita bisa jalan dan berkembang.


    6. Berani mengambil resiko

    Mengambil resiko juga merupakan bagian dalam dunia bisnis. Dengan kamu berani mengambil resiko itu artinya kamu sudah satu langkah lebih depan dari pada kamu hanya diam saja dan tidak mengambil keputusan apa-apa.


    Coba kamu bayangkan jika kamu takut untuk mengambil resiko, apa yang akan terjadi? Kamu akan kehilangan peluang yang seharusnya kamu dapatkan apabila kamu mengambil resiko tersebut.


    Yang saya lakukan ketika akan mengambil resiko adalah dengan berfikir, "bagaimana klo ini berhasil?"


    Perbedaan gagal dan berhasil sangat tipis, saat kamu mengambil resiko kamu bisa bayangkan bagaimana jika tingakanmu kali ini membuat dirimu berhasil dan sukses.


    7. Tidak ada yang namanya gagal

    Ya sebenarnya tidak ada yang namanya gagal, yang ada sukses yang tertunda. Saat kita gagal kita akan belajar sesuatu dari kegagalan tersebut.


    Faktanya, seorang pebisnis sukses adalah orang yang sudah pernah gagal.


    Fakta ini bukan hanya gagal satu atau dua kali, kadang bisa sampai puluhan atau ratusan.


    Nikmati saja proses kamu gagal, tapi perlu kamu ingat, disaat kamu gagal, pelajaran apa yang bisa kamu ambil dari kejadian itu.


    Penutupan


    Bisnis bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, sebagian orang lebih nyaman untuk memilih jadi pegawai tetap dan mendapatkan gaji bulanan.


    Apabila kamu suka tantangan, dan enggan untuk menjadi bawahan, menjalankan bisnis bisa menjadi pilihanmu untuk meraih kesuksesan.


    Semoga artikel cara membentuk mindses pebisnis yang sukses ini bisa bermanfaat buat kamu, yuk kita diskusi di kolom komentar, bagikan tulisan ini di media sosialmu untuk pengingat atau agar sodara dan temanmu tahu tentang mindset seorang pebisnis.

    LihatTutupKomentar