Cara Menjadi Open Minded: Sikap Para Pria Sejati

    Cara Menjadi Open Minded: Sikap Para Pria Sejati - Manusia diciptakan Tuhan berbeda-beda mulai dari bentuk sampai karakter memiliki perbedaan disetiap individunya.


    Perbedaan merupakan hal yang wajar, apalagi kita tinggal di negara demokrasi dan banyaknya suku, ras maupun agama.


    Karena itu punya pola berpikir terbuka (open minded) sangat di perlukan, karena dapat melihat suatu masalah atau objek dari berbagai sudut pandang.


    Terus faktor apa yang membuat setiap orang memiliki sudut pandang yang berbeda-beda?


    Itu di sebabkan karena setiap orang memiliki sudut pandang tertentu berdasarkan informasi atau pengalaman yang berbeda-beda.


    Kamu pernah liat orang yang di dalam perdebatan atau diskusi merasa klo dia paling benar sendiri? Dan klo ada yang berbeda pendapat dengan dia, dia otomatis marah.


    Ini dinamakan close minded.


    Apa itu close minded?


    Closes minded adalah suatu sikap dimana seseorang tidak bisa menerima pendapat orang lain selain pendapatnya.


    Jadi sangat menyebalkan bukan apabila kamu bertemu dengan orang yang seperti ini?


    Jangan sampai kamu punya sikap seperti itu ya! Klo kamu punya sikap seperti itu sebaiknya dirubah.

    Cara Menjadi Open Minded: Sikap Para Pria Sejati
    Ilustrasi orang open minded


    Apa itu open minded?


    Saat melihat kata open minded apa yang terlintas dipikiranmu bro? Orang yang punya wawasan luas? Orang yang bijaksana? Atau apa?


    Nah, open minded secara sederhana merupakan suatu sikap toleran tentang sudut pandang yang dimiliki oleh orang lain tanpa men-judge mereka.


    Memiliki pemikiran yang terbuka bukan berarti kamu harus setuju dengan pendapat orang lain.


    Hanya dengan kamu menghargai dan mempertimbangkan pendapat orang lain, kamu sudah bisa dibilang punya sikap yang open minded.


    Ciri-ciri orang yang open minded


    Banyak orang berpikir klo dia merupakan orang yang open minded, tapi mereka tidak tau jelas seperti apa itu open minded.


    Beberapa ciri orang yang bisa dikatakan masuk dalam kategori open minded berdasarkan artikel Verywell Mind, diantaranya:


    1. Tidak butuh pengakuan klo dia orang yang open minded

    Dia yang punya sikap open minded tidak butuh pengakuan klo dia memiliki sikap tersebut.


    Kenapa?


    Karena orang yang berpikir terbuka haus akan ilmu, agar dia dapat belajar dan berkembang dari informasi yang dia terima.


    Gak penting juga buat dia apakah orang tau atau tidak klo dia merupakan orang yang berpikiran terbuka dalam suatu hal.


    Kebalikan dari itu ada orang yang sudah merasa dirinya paling open minded ingin orang lain mengetahuinya agar bisa dipandang hebat.


    Dari ciri-ciri ini sudah terlihat jelas ya mana orang yang beneran open minded atau hanya mengaku klo dirinya yang paling open minded.


    2. Tidak terburu-buru menyimpulkan sesuatu

    Orang yang berpikir terbuka melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang.


    Sebelum dia menyimpulkan sesuatu, dia akan mencari sebanyak-banyaknya informasi.


    Dia tidak serta merta langsung men-judge pendapat oramg lain, karena dia tau setiap orang memiliki pemikiran dan latar belakang masing-masing.


    3. Bersikap wajar terhadap sesuatu

    Orang yang berpikiran terbuka biasanya tidak menyukai atau membenci suatu hal secara berlebihan.


    Dia yang berpikir terbuka percaya kalau sesuatu hal yang terjadi ada baik dan buruknya. Jadi dia akan bersikap wajar ketika melihat sesuatu.


    Sebagai contoh, misal kamu mengidolakan artis A, dan tiba-tiba ada kabar klo artis A terjerat kasus narkoba.


    Dari sini kamu perlu sadar klo tidak ada manusia yang sepenuhnya sempurna.


    4. Sadar tidak ada hal yang mustahil

    Orang yang punya sikap open minded berpikiran bahwa tidak ada yang mustahil dalam hidup ini.


    Contoh: zaman dahulu orang akan mempertanyakan apa yang dilakukan oleh Wright bersaudara yang ingin membuat pesawat terbang.


    Orang zaman dahulu berpikir klo mustahil sekali manusia bisa terbang.


    Namun, kenyataannya sekarang Wright bersaudara berhasil membuktikan klo membuat pesawat terbang bukanlah hal yang mustahil.


    5. Penasaran dengan pendapat orang lain

    Dia yang berpikir terbuka penasaran dengan pendapat orang lain, dia lebih sering bertanya kepada orang lain tentang suatu hal.


    Orang yang mempunyai sikap open minded merasa klo ilmu yang dia punya hanyalah sebutir pasir di gurun yang luas, dengan kata lain masih banyak hal yang mungkin dia blum ketahui.


    Apabila ingin mengetahui sesuatu hal dia cenderung akan menanyakan pendapat orang lain, dia akan mencari tahu suatu hal tersebut dari sudut pandang yang berbeda.


    Manfaat berpikiran terbuka


    Penting sekali buat kamu untuk memiliki sikap yang open minded, apalagi di zaman sekarang ini, perubahan dan perkembangan zaman begitu cepat.


    Dengan kamu berpikiran terbuka, kamu bisa mengetahui perubahan dan perkembangan zaman, dan bisa menyesuaikan dengan perubahan tersebut, agar tidak ketinggalan zaman dan tergerus olehnya.


    Beberapa manfaat ini bisa kamu dapatkan klo berpikiran terbuka:


    1. Mendapatkan hal-hal baru dalam hidup

    Berpikir terbuka membuat kamu mendapatkan hal-hal baru dalam hidup.


    Sesuatu yang belum kamu ketahui, kamu bisa belajar dari cerita orang lain.


    Misal kamu ingin berbisnis, dengan kamu berpikiran terbuka kamu mencari informasi bagaimana cara berbisnis, bagaimana alur yang benar dalam berbisnis agar sukses, bagaimana orang mengahapi suatu masalah dalam bisnis, bagaimana mereka bangkit dari kegagalan bisnisnya.


    Dari berpikiran terbuka kamu tidak perlu mengalami kegagalan yang terlalu banyak, karena kamu sudah mendapatkan informasi dan pengalaman dari orang lain yang terjun lebih dahulu sebelum kamu.


    2. Bisa belajar lebih baik ke depannya

    Dengan bersikap open minded kamu bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang sudah kamu perbuat.


    Kamu harus sadar dan menerima klo tidak ada manusia yang sempurna. Dan melakukan kesalahan adalah hal yang wajar.


    Misal, kamu ingin punya pacar tapi sering gagal dan sering sekali ditolak oleh wanita.


    Dan setelah kamu baca artikel di tipspria.com "cara mendapatakan pacar tanpa takut ditolak", kamu sadar klo ada beberapa kesalahan didalam tindakanmu yang harus kamu rubah.


    3. Bisa menjadi pribadi yang lebih optimis

    Manfaat lain yang akan kamu dapatkan ketika kamu berpikiran terbuka adalah dapat menjadi pribadi yang lebih optimis.


    Ingat Wright bersodara yang berhasil membuat pesawat terbang walau banyak yang berpikir kalau hal itu mustahil dilakukan.


    Cara mengasah agar memiliki sikap open minded


    Untuk menjadi pribadi yang benar-benar punya sikap open minded, tentu butuh yang namanya proses.


    Mungkin di awal kamu akan merasa tidak nyaman karena harus menerima kenyataan klo tidak semua hal sesuai dengan keinginanmu.


    Klo kamu beneran ingin jadi orang yang open minded, beberapa tips ini bisa mulai kamu lakukan:


    1. Bersiaplah untuk menerima hal-hal baru

    Ingat kita tidak akan tau apa yang akan terjadi kedepannya. Meskipun akan terasa gak nyaman dengan hal baru, kamu bisa kok memulainya dengan cara yang simpel.


    Misal kamu memilih rute yang berbeda saat mau ke kampus, menonton genre film yang berbeda, atau keluar ke tempat baru yang belum kamu kunjungi.


    Jika kamu ingin berpikiran terbuka mulailah dengan mencari pengalaman-pengalaman baru.


    • Jika kamu malas datang ke tempat makan yang baru buka karena alasan blum tau rasa dan harganya, mulai sekarang cari informasinya.
    • Jika kamu blum juga mendaftar untuk pelatihan bisnis karena takut gagal berbisnis, jangan mengulur waktu segeralah mendaftar.
    • Dan apabila kamu menunda kursus musik karena kamu tidak bisa memainkan musik, mulailah dengan mengikuti pelatihan dasarnya.


    2. Jangan pernah menentang tanpa alasan yang benar

    Berusahalah untuk menyikapi suatu hal belum kamu pahami dengan berpikir objektif.


    Orang yang berpikiran tertutup (close minded) sangat pintar memberikan opini negatif tentang suatu hal yang dia sendiri blum tau dengan jelas.


    Sebagai contoh menjelek-jelekan warung makan yang dia sendiri belum pernah merasakan hidangan yang ada disana.


    Misal kamu tersadar klo punya sikap seperti itu, kamu bisa merubahnya. Tantang diri kamu untuk membuktikan hal tersebut.


    • Sebelum kamu memberikan pendapat tentang sesuatu yang kamu ketahui. Misal tempat makan yang baru buka, mulailah mencari informasi sebanyak mungkin entah dari beberapa teman yang sudah kesana, testimoni pelanggan dll.
    • Jika tidak ada informasi yang benar yang bisa kamu dapatkan, lakukan tindakan sendiri untuk membuktikan sebelum mengeluarkan pendapat.


    3. Luangkan waktumu untuk bersosialisasi

    Datang saat ada undangan atau kamu bisa terima ajakan dari temanmu untuk sekedar ngopi bareng.


    Kamu tidak harus menghadiri semua undagan yang kamu dapatkan, tapi usahakan sesering mungkin untuk hadir diundangan tersebut.


    Misal kamu diundang acara karang taruna, makan-makan dengan keluarga besar yang selama ini jarang kamu hadiri atau mengiyakan ajakan teman untuk joging yang sudah berulang kali mengajakan kamu tapi kamu tolak.


    Kamu bakal punya sikap open minded dengan menghadiri undangan yang yang temanya berbeda-beda.


    • Berusahalah untuk menghadiri semua undangan acara atau pertemuan. Kamu tidak akan memiliki wawasan yang luas apabila kamu menghadiri acara pernikahan tapi menolak beberapa acara lainnya.
    • Jika kamu menolak undangan dari temanmu, coba cari motif apa yang mendasari kamu menolaknya. Ingin menyendiri? Takut bertemu dengan orang baru? Atau apa? Cari tau penyebabnya dan berusahalah untuk mengatasi rasa itu.


    4. Berusahalah memahami sesuatu dari berbagai sudut pandang

    Ingat klo orang lain juga berhak berpendapat berdasarkan sudut pandangnya.


    Aplikasikan ini dalam semua aspek di kehidupanmu, mulai dari politik, agama, percintaan, keyakinan pribadi dan lainnya.


    Kamu tidak perlu mengubah prinsip dan pendirian hidup kamu, tapi berusahalah untuk memahami sudut pandang orang lain agar kamu memiliki pemikiran yang terbuka dan dapat menempatkan diri di posisi orang tersebut.


    • Contohnya, sebagai umat muslim yang taat, coba tanyakan ke diri kamu sendiri: mau kah kamu membaca Kitab Suci dari agama lain, cari tau apa yang menyebabkan orang lain tidak percaya dengan islam. Tulis jawaban tersebut beserta alasannya, agar kamu bisa memahami sudut pandang dari orang lain yang beda agama denganmu. Langkah ini bertujuan agar kamu berpikir terbuka tanpa harus mengubah keyakinan atau pendirian kamu.


    5. Fokuslah pada hal positif

    Orang yang berpikir tertutup cenderung mempunyai pola berpikir yang negatif.


    Apabila kamu tersadar sedang berpikir atau mengucapkan hal yang berbau negatif maka berusahalah untuk berpikir dan ucapkan hal-hal positif.


    Setiap kali kamu berpikir 1 hal negatif rubahlah dengan 3 hal positif.


    • Sebagai contoh misal kamu tersadar mengeluh saat gagal menawarkan barang jualanmu ke seseorang, dan terlintas di dalam pikiranmu klo kamu gak pandai buat jualan. Maka kamu bisa merubahnya dengan berpikir, "mereka bukan target market saya.", "belum rejeki saya.", "kira-kira apa yang salah dengan saya? Apa yang dapat saya pelajari dari penolakan ini?".
    • Berusahalah mencari sisi positif dari kejadian apapun yang kamu alami.  Saat kamu bosan menunggu antrian, tapi kamu jadi punya waktu untuk membaca buku yang belum sempat kamu baca.


    6. Ubah rutinitas harianmu

    Lakukan aktivitas baru untuk mengubah kebiasaan lama. Bukannya merubah total pola hidup secara langsung, kamu hanya perlu merubah sedikit kebiasaanmu sehari-hari.


    Rutinitas harian tidaklah buruk, ini juga bisa membantumu untuk menjalani hidup yang tenang dan teratur.


    Akan tetapi, kalau kamu ingin memiliki pola pikir yang terbuka, aktivitas diluar kebiasaan bisa membuka wawasan dan menambah pengalaman, sehingga kamu sadar klo masih ada cara lain untuk menjalani hari-harimu.


    • Sebagai contoh misal kamu ke kampus pakai motor coba ganti dengan mengunakan angkutan atau bis.
    • Atau kamu biasa sarapan menggunakan nasi, coba sesekali sarapan pakai roti.
    • Atau kamu sudah berencana akhir pekan mau melanjutkan serial anime kesayangan kamu, tapi tiba-tiba temen kamu mengajak kamu untuk pergi naik gunung, maka terima saja ajakan mereka agar kamu memiliki kualitas hidup yang lebih berkualitas.


    7. Sisikan waktu lebih banyak untuk membaca

    Kamu bisa memilih berbagai tema bacaan dan cobalah buat memahami apa yang kamu baca.


    Kamu bisa baca berita, novel, blog tipspria.com atau yang lainnya.


    Baca buku tentang sejarah, baca buku tentang kehidupan di negara lain yang belum pernah kamu kunjungi, atau kamu juga bisa baca buku tentang tradisi-tradisi yang ada di Indonesia.


    Semakin banyak wawasan yang kamu dapatkan, semakin terbuka pula cara pandangmu.


    Dengan demikian kamu bisa lebih bijaksana dalam mengambil keputusan karena jadi seseorang yang open minded.


    • Habiskan beberapa jam waktumu di toko buku atau perpustakaan yang ada di kotamu, telusuri semua rak buku sampai kamu menemukan buku yang kamu minati. Targetkan ke dirimu agar buku itu selesai kamu baca dalam waktu 1 minggu.
    • Bergabung dengan komunitas pecinta buku baik online maupun offline, disana kamu akan menemukan teman baru yang memiliki sudut pandang dan latar belakang yang berbeda.


    8. Lakukan perjalanan sebanyak mungkin

    Buka wawasanmu dengan mencari pengalaman baru dengan menjelajahi berbagai kota dan negara.


    Mulailah untuk menabung secara rutin dan jadwalkan beberapa bulan sekali untuk liburan ke luar kota.


    • Apabila tabunganmu masih sedikit kamu bisa keliling di berbagai sudut kotamu yang belum pernah kamu datangi.
    • Atau kamu bisa keluar ke kota terdekat untuk mendapatkan pengalaman-pengalaman baru.
    • Apabila belum ada dana sama sekali, kamu bisa nonton video di youtube, walau lebih menyenangkan klo mendatanginya langsung.


    9. Tinggalkan zona nyaman

    Lakukan aktifitas yang selama ini selalu kamu hindari. Misal kamu takut dengan ketinggian, cobalah untuk memberanikan diri naik bianglala.


    Atau kamu takut ngobrol dengan cewek, mulailah ngobrol dengan kasir alfamart atau pelayan restoran, mereka akan welcome  saat kamu ajak ngobrol.


    Lakukan langkah ini dengan keluar dari zona nyaman kamu agar pemikiranmu sedikit demi sedikit mulai terbuka


    • Tulislah 5 hal yang kamu takuti atau kamu sering hindari, lalu paksa diri kamu untuk mencobanya, lakuin ini sesering mungkin. Langkah ini tidak mudah dan butuh proses yang lama, akan tetapi klo melakukan ini secara konsisten, mental block yang ada di diri kamu akan hancur.


    10. Jangan menilai orang lain sebelum mengenalnya secara pribadi

    Berhubungan dengan seseorang tidak bisa terjalin dengan baik apabila kamu sudah berprasangka buruk terlebih dahulu tanpa mengenalnya secara pribadi.


    Meskipun kamu dapat omongan dari teman tentang seseorang, kamu tidak berhak men-judge sebelum kamu berbicara langsung dengan seseorang tersebut.


    • Ketika bertemu seseorang untuk pertama kali, kamu bisa bersikap netral dan cobalah untuk memahami sudut pandang dia. Jika dia terkesan menjaga jarak denganmu, mungkin dia sedang gugup dan tidak percaya diri.
    • Ketika kamu bertemu temannya temenmu, coba amati mereka: apakah mereka terlihat akrab, klo mereka terlihat akrab kemungkinan dia orang yang baik. Kamu bisa mencari tau sendiri dengan berkenalan secara langsung.


    11. Tanyakan apapun ke orang lain

    Ketika ngobrol dengan seseorang tanyakan hal-hal baru yang belum kamu ketahui.


    Makin besar ketertarikanmu untuk mengenal orang lain, maka makin banyak informasi yang bisa kamu dapatkan.


    • Ketika kamu ngobrol dengan teman yang sudah sukses, kamu bisa menanyakan perjalanan dia ketika menuju kesuksesan, dari sini kamu bisa mendengarkan cerita yang menarik dan mendapatkan pelajaran dari pengalaman dia menuju sukses.
    • Ketika kamu dapat kenalan dari luar kota, kamu bisa menanyakan bagaimana suasana di kota tempat dia tinggal, bagaimana tradisi yang ada disana.


    12. Cari teman baru yang mempunyai latar belakang beda denganmu

    Kamu bisa menjalin persahabatan yang lama dengan seseorang itu tidaklah salah, tetapi ada baiknya untuk memperluas jaringan pertemananmu.


    • Ketika kamu sedang mencari teman baru janganlah selektif karena mereka memiliki latar belakang yang berbeda, berusahalah untuk memahami sudut pandangnya. Luangkan waktumu untuk berinteraksi dengan berbagai kalangan.


    13. Carilah bukti kebenaran tentang apa yang baru kamu ketahui

    Nah, ini sangatlah penting! Kenapa? Karena infomasi yang sudah kamu dapatkan tidak salah alias hoaks.


    Kamu bisa mencari tentang kebenaran tersebut dengan tanya orang sekitarmu atau mencari informasi di berbagai media.


    • Misal kamu dapat informasi klo merokok bisa membuat badan kita sehat. Informasi itu jangan ditelan mentah-mentah dan kamu langsung ngerokok tanpa mengetahui kebenarannya. Kamu bisa menanyakan ke teman-temanmu atau ahli kesehatan, dengam begitu wawasanmu tentang rokok jadi semakin luas.


    14. Tanyakan beberapa hal ini ke diri sendiri

    Kamu bisa yakin dengan apa yang telah kamu ketahui, akan tetapi perlu diingat ada banyak hal yang mungkin belum kamu ketahui.


    Oleh karena itu, kamu bisa tanyakan ke diri kamu sendiri ketika mendapatkan informasi baru:


    • Seberapa jauh saya tau tenrang topik ini?
    • Apakah sumbernya bisa saya percaya?


    15. Berilah waktu untuk berpikir

    Kamu pasti pernah tidak sependapat dengan orang lain, hal ini sangatlah wajar. Karena kita tidak bisa memaksakan diri untuk setuju dengan segala hal.


    Tapi tentu kamu perlu mendengarkan dan mempertimbangkan pendapat orang lain.


    Kenapa?


    Karena belum tentu juga pendapatmu benar, ada masanya kamu juga perlu belajar mendengarkan orang lain.


    Disisi lain kamu juga bisa belajar agar tidak langsung menilai pendapat orang lain.


    • Berilah waktu untuk berpikir ketika mendapatkan informasi yang baru saja kamu ketahui


    Tips tambahan buat kamu

    Jika kamu ingin menyampaikan pendapatmu ke orang lain lakukan dengan cara yang jelas dan sistematis.


    Jangan sampai karena berbeda pendapat jadi berdebat dan yang paling parahnya jadi bertengkar. 

    LihatTutupKomentar